Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Recent Posts

Kisah Romantis

Hot News : Info hangat Seputar,News,musik,politik,Ekonomi,Sosial,free download,Artikel,Entertaiment, dan Tips & Trick
Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Wuih, Ada Awan Berbentuk Wajah Elvis

Tuesday, September 13, 2011



Seorang penggemar Elvis Presley terkejut ketika dirinya melihat awan yang tidak biasa, karena terlihat persis seperti legenda musik pop itu.
“Ini menarik perhatian saya ketika matahari muncul dari belakang awan yang menggelap dan saya menyadari bahwa awan tersebut membentuk sesuatu yang langka,” ujar Marta Gerique sebagaimana dilansir Orange, Selasa (13/9/2011).
“Awalnya saya tidak melihat seperti Elvis, namun lama-kelamaan saya yakin itu adalah Elvis. Siluet dari rambut Elvis tampak begitu jelas. Maka saya langsung ambil gambar bentuk awan tersebut menggunakan Blackberry saya,” ujar wanita yang tinggal di Valencia, Spanyol.
Tentu saja sebagai penggemar Elvis, Marta sangat bangga akan hasil bidikannya dan pengalamannya melihat awan berbentuk tokoh idolanya.
“Ini fantastis, karena saya penggemar berat Elvis. Bunyi jam alarm saya bahkan salah satu lagu Elvis,” imbuh dia.
“Saya menyesal saya tidak memiliki kamera yang tepat untuk mengabadikan momen langka tersebut, sehingga tidak bisa mendapatkan kualitas foto yang lebih baik tetapi itu adalah bidikan paling beruntung,” imbuhnya.
sumber : http://www.detikpertama.com/2011/09/wuih-ada-awan-berbentuk-wajah-elvis.html

Hijabers Community Indonesia | komunitas wanita berjilbab


Hijabers Community


Hijabers CommunityHijabers Community -  Apakah teman-teman pernah mendengar nama komunitas tersebut?Itu lah komunitas wanita berjilbab di Indonesia.  Tapi jangan salah walaupun mereka menggunakan jilbab, mereka tidak terlihat kolot atau konservatif dan malah bisa dibilang komunitas jilbab ini merubah paradigma dan pandangan wanita berjilbab menjadi terkesan trendy dan modern.
Hijabers Community Indonesia ini sendiri berdiri 27 Nopember 2010 di Jakarta oleh 30 wanita yang terdiri dari berbagai profesi.  Tujuan dari pembentukan komunitas ini adalah suatu wadah bagi wanita muslim untuk saling berinteraksi dan berupaya bergerak di jalur islam khususnya mengenai jilbab. Sekarang Komunitas ini di ketuai oleh Jenahara Nasution.
Berikut ini adalah foto-foto dari Hijabers Community ini yang di dapat dari berbagai sumber di Internet :
Hijabers Community

Hijabers Community

Hijabers Community
Hijabers Community

Foto Hijabers Community, Komunitas Jilbab Indonesia


Apabila dilihat dari blog mereka di http://hijaberscommunity.blogspot.com, banyak sekali agenda kegiatan yang dilakukan seperti Pengajian rutin, Seminar-seminar, Studi keislaman, pelatihan dan penyaluran bakat para anggota. Saat ini Hijabers Community sudah ada di Jakarta dan Bandung.  Bagi anda yang tertarik bergabung, silahkan bergabung karena komunitas ini terbuka untuk umum.  Untuk lebih mengenal komunitas wanita jilbab ini, kami tampilkan video nya :


——————————————————————————————————-
friends do you ever heard the name of the community? It was the community of veiled women in Indonesia. But make no mistake, although they use the hijab, they do not look old-fashioned or conservative and arguably even the veil of this community to change the paradigm and view of covered women to be impressed trendy and modern.
Community Hijabers Indonesia itself stands 27 November 2010 in Jakarta by 30 women of various professions. The goal of this community is a place for Muslim women to interact with each other and trying to move in the path of Islam, especially about the hijab. Currently Hijabers Community headed by Jenahara Nasution.
When viewed from their blogs in http://hijaberscommunity.blogspot.com, so many agendas Pengajian activities such as routine, Seminars, Islamic Studies, training and channeling the talent of the members. Currently Hijabers Community already exists in Jakarta and Bandung. For those of you who are interested in joining, please join because this community is open to the public.Hijabers Community

Penemuan Ular Berkaki Empat Hebohkan Warga


Masyarakat Dusun Kepuh, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambalipuro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dihebohkan dengan penemuan ular yang mempunyai kaki empat.  Ular itu ditemukan oleh Widoyo (35) yang sedang bekerja membenarkan septic tankdi rumah warga bernama Suroyo.

“Saat saya sedang menyelesaikan septic tank, saya melihat ada binatang seperti ular kecil, namun bergerak dengan empat kaki,” kata Widoyo, Minggu, 11 September 2011.

Ular kecil berkaki empat tersebut ditangkap dengan menggunakan botol air mineral. “Saya giring ular berkaki empat itu ke arah botol. Setelah masuk botol mineral itu saya tutup dengan sobekan plastik,” paparnya.

Sementara itu, sang pemilik rumah, Suroyo mengatakan ular berkaki empat itu kini telah dimasukkan ke dalam toples. Ular berkaki empat itu kata Suroyo sangat mirip dengan kadal. Namun ukuran kakinya tak sesuai dengan panjang ular yang mencapai sekitar 20 cm dengan besar sejari kelingking balita.

“Kakinya empat, namun kecil-kecil. Kaki itu berfungsi normal dan dapat berjalan dengan cepat. Tubuh ular juga ikut menggeliat layaknya ular kalau bergerak,”tandasnya

Temuan ular berkaki emat pada hari Rabu (7/9) langsung menyebar ke tetangga dan kampung sebelah sehingga warga penasaran dan ingin melihat ular berkaki empat tersebut. “Warga berbondong-bondong datang ke rumah  karena penasaran ada ular berkaki empat,” kata Suroyo.

Suroyo mengaku beberapa tetangga menyebut ular yang ditangkap tukang yang bekerja dirumahnya merupakan ular tanah. “Kata salah seorang pawang ular, nama ular tersebut adalah ular tanah. Namun anehnya mempunyai kaki empat,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua RT, Slamet mengatakan sejak penemuan ular tesebut rumah Suroyo banyak didatangi warga yang penasaran bentuk ulat yang berkaki empat. “Hari Sabtu kemarin bahkan anak-anak SD Grogol datang untuk melihat ular berkaki empat itu,” ujar dia. (eh)
Laporan: Juna Sanbawa l Yogyakarta

A Professor Wins Bad Writing Contest

Monday, September 12, 2011


A SENTENCE in which tiny birds and the English language are both slaughtered took top honors on Monday in an annual bad writing contest.
Sue Fondrie of Oshkosh, Wisconsin, won the 2011 Bulwer-Lytton Fiction Contest for her sentence comparing forgotten memories to dead sparrows, said San Jose State University Professor Scott Rice. The contestant asks writers to submit the worst possible opening sentences to imaginary novels.
Professor Fondrie wrote: ‘Cheryl’s mind turned like the vanes of a wind-powered turbine, chopping her sparrow-like thoughts into bloody pieces that fell onto a growing pile of forgotten memories.’ The University of Wisconsin professor’s 26-word sentence is the shortest grand prize winner in the contest’s 29-year history, Professor Rice said.
Contest judges liked that Professor Fondrie’s entry reminded them of the 1960s hit song The Windmills Of Your Mind, which Professor Rice described as an image that ‘made no more sense then than it does now’.
The contest is named after British author Edward George Bulwer-Lytton, whose 1830 novel Paul Clifford begins with the oft-quoted opening line ‘It was a dark and stormy night’.
The contest solicits entries in a variety of categories. John Doble of New York won in the historical fiction category: ‘Napoleon’s ship tossed and turned as the emperor, listening while his generals squabbled as they always did, splashed the tepid waters in his bathtub.’ To take the prize for best purple prose, Mike Pedersen of North Berwick, Maine, relied on a thesaurus’-worth of synonyms: ‘As his small boat scudded before a brisk breeze under a sapphire sky dappled with cerulean clouds with indigo bases, through cobalt seas that deepened to navy nearer the boat and faded to azure at the horizon, Ian was at a loss as to why he felt blue.’

Amazing Creatures In Artic Water


These glowing underwater life forms are among the most alien-looking in the world.
Resembling eerie beings from a far-off planet, these see-through jelly-like creatures cruise the waters of one of the most remote and inhospitable seas on Earth.
The pulsing orbs and tentacled balls of flesh live 130ft underwater, encased under the ice sheets of the White Sea in the Russian Arctic, in temperatures only just above freezing.
Demonic: This Naked Sea Butterfly was found under the White Sea in the Russian Arctic
Demonic: This Naked Sea Butterfly was found under the White Sea in the Russian Arctic
Despite the inhospitable environment, Alexander Semenov, 25, from Moscow, now the chief diver of the White Sea Biological Station, took the teeth-chattering plunge in his quest to document the lives of these extraordinary specimens.
He uses strobe light to backlight the creatures and record exactly how their incredible bodies look.
‘Most of these types of organisms are translucent,’ explained Mr Semenov.
‘They live in the water column and need to be invisible to predators. Or if they are predators they use this invisibility to surprise their food.
‘The glowing in my photos is produced by scattered light inside their bodies which is refracted on their external parts. Without light in the dark abyss almost all of them are totally invisible.’
Dinner: This picture shows an Amphipod Hyperia Galba inside a Lion's Mane Jellyfish
Dinner: This picture shows an Amphipod Hyperia Galba inside a Lion’s Mane Jellyfish
Futuristic: The Dryodora Glandiformis looks almost electronic, but in fact is found 130ft under the sea
Futuristic: The Dryodora Glandiformis looks almost electronic, but in fact is found 130ft under the sea
Lion's Mane Jellyfish: Mr Semenov says his pictures are aimed at 'anyone from a housewife to an experienced specialist'
Lion’s Mane Jellyfish: Alexander Semenov says his pictures are aimed at ‘anyone from a housewife to an experienced specialist’
Mr Semenov’s lighting technique is so efficient that he is even able to show how these animals eat each other. ‘You can see all the food inside them,’ he said. ‘Sometimes I see there are creatures still living and moving inside the predator.’
‘My main mission was to show others how wonderful the underwater world is. I have seen creatures and behaviour that have only been witnessed by a few specialists in the world.’
As well as being a diver and photographer, Mr Semenov is also a trained biologist from Moscow State University. He uses his knowledge of the natural world to make his photographs as relevant to science as possible.
‘Most people think that pretty, colourful animals can’t live in the dark and cold water in the northern seas beyond the Polar Circle. The White Sea show you another world with its own aliens, and some of them are really amazing creatures.
‘Colours and life forms of some animals can surprise anyone from a housewife to an experienced specialist. The Arctic fauna totally differs from all I’ve ever seen – it’s unique, inspiring and fantastically interesting to study.’
Glowing: This Moon Jellyfish was one of many creatures snapped by Alexander Semenov of Moscow State University
Glowing: This Moon Jellyfish was one of many creatures snapped by Alexander Semenov of Moscow State University
Scaleworm: The creatures were photographed using a strobe light
Scaleworm: The creatures were photographed using a strobe light
Adventurous: Mr Semenov photograped this Hydromedusan Jellyfish on behalf of the White Sea Biological Station
Adventurous: Mr Semenov photograped this Hydromedusan Jellyfish on behalf of the White Sea Biological Station
Coryphella Polaris: These pictures give scientists a unique look at the body structure of the otherworldly sea-creatures
Coryphella Polaris: These pictures give scientists a unique look at the body structure of the otherworldly sea-creatures

Fenomena Facebook Sudah Disinggung Dalam Qur’an 14 Abad Yang lalu


Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan cukup santai namun sarat akan ilmu.
Ahmad adalah seorang mahasiswa salah satu PTS di Jakarta dengan program studi Matematika. Seorang calon pengabdi masyarakat dengan ilmunya. Ahmad selalu berupaya mengaitkan Al-Qur’an dengan bidang studinya matematika. Ahmad sering berkutat dengan angka-angka dalam Al-Qur’an.
Ahmad pun memulai diskusi. “Subhanallah alquran itu bener-bener mukjizat. gw pernah baca di Internet bahwa ternyata kata Yaum (hari) di dalam alquran sebanyak 365 kata sama seperti jumlah hari dalam satu tahun, kata syahr (bulan) disebutin 12 kali sama kayak jumlah bulan dalam satu tahun, sab’u (minggu) disebutin 7 kali sama dengan jumlah hari per minggu. Belum lagi kata-kata yang berlawan kata. Misalnya ad dunya 115 kali, al akhiroh juga 115 kali. Malaikat 88 kali sedangkan asy syayathin 88 kali juga. Al hayat 145 kali begitupun dengan Al Maut yang juga 145 kali. Belum lagi angka 19 yang disebutin dalam alquran surat Al Mudatsir ayat 30. Sebetulnya masih banyak tapi mending antum liat di internet aja nafsi-nafsi, tinggal tanya mbah google ketik key word nya keajaiban angka dalam alquran,” Celoteh Ahmad sekaligus mengakhiri presentasinya.
Tiba giliran Ranid memaparkan pengetahuannya seputar masalah mukjizat Quran. Ranid memang sangat menyenangi diskusi-diskusi tentang kajian Islam berhubung program studi Ranid adalah bahasa Arab yang ia geluti di salah satu Ma’had Lughoh di Jakarta. Maka ia akan memaparkan sepengetahuannya tentang I’jazul Quran dari sudut pandang bahasa.
Setelah mengucapkan basmalah seraya memuji Allah dengan hamdalah, serta sholawat kepada Nabi SAW. Ranid pun mulai berkata “Mumtaz! ustadz Ahmad mantep dah penjelasannya, giliran ane ya? Gini jadi mukjizat kalo diliat dari segi bahasa maka secara sederhana dapat diartikan sebagai ‘senjata’ untuk melemahkan terhadap tantangan dakwah yang ada. Contoh di zaman nabi Musa AS berhubung waktu itu sihir sedang ngetrend-ngetrendnya maka Allah kasih mukjizat nabi Musa AS ‘menyerupai’ sihir, tapi bukan sihir, dengan tongkatnya yang terkenal. Bisa berubah jadi ular, ngebelah lautan, dsb. Trus di zaman nabi Isa AS berhubung waktu itu ilmu kedokteran lagi maju-majunya maka Allah kasih kepada nabi Isa AS mukjizat yang berhubungan dengan dunia pengobatan. Nah, di zaman Rasul SAW pada masa itu kaum jahiliyyah terkenal akan syairnya yang luar biasa Indahnya. Maka Allah pun memberikan kepada Nabi SAW berupa alquran sebuah mukjizat yang begitu sangat tinggi dan sarat akan nilai sastranya.”
Ranid masih melanjutkan pemaparannya “bahkan Allah nantangin mereka kaum kafir untuk buat satu surat saja yang semisal dengan alquran. Coba ente berdua buka Al-Baqoroh ayat 23
dan jika kamu meragukan Al-Quran yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) maka buatlah satu surat semisalnya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah jika kamu orang yang benar,’ 
dan dilanjutan ayatnya, bahwa Allah sudah kasih garansi, mereka pasti gak akan mampu ngebuatnya. Pernah ada kisah tentang Musailamah Al-Kadzdzab yang coba-coba buat alquran tandingan. Salah satu suratnya niru-niru al-fiil. Dan surat gadungan itu ditertawakan banyak orang karena diliat dari sisi bahasa dan maknanya betul-betul jelek. Dan satu hal lagi cuma alquran kitab suci yang bisa dihafal oleh jutaan manusia walaupun manusianya itu sendiri pun tidak mengetahui arti alquran. Bahkan uniknya juga, hafalannya tersebut lengkap sampai titik dan komanya. Subhanallah maha benar Allah dalam firmanNya ‘dan sungguh Kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan’ Al-Qomar ayat 17,” Ranid pun mengakhiri makalah yang dibawakannya.
Selanjutnya giliran Ilmi yang mendapat giliran menjelaskan mukjizat quran berdasarkan studi yang ia geluti. Ilmi adalah seorang mahasiswa IT di salah satu PTS di Jakarta. Berbeda dengan kedua orang sahabatnya tadi, Ikhwan lajang ini tengah mengerjakan tugas akhir dalam perkuliahannya. Hal ini dikarenakan Ilmi terlebih dahulu kuliah selepas SMA daripada Ahmad dan Ranid yang sempat menunda jenjang akademisnya.
Lengkap dengan stelan kacamata khas para hacker di film Hollywood, Ilmi pun memulai pembicaraannya. “sebenernya ane belum mau mengatakan ini mukjizat atau gak? terus terang ane gak berani. Tapi salah satu point yang pernah ane dengar dalam seminar Qur’an bahwa kenapa Qur’an disebut mukjizat tak lain dan tak bukan adalah karena kebenarannya dalam ‘meramal’ masa depan. Betul gak Ran?” Ilmi bertanya pada Ranid. Ranid pun mengiyakan pernyataan Ilmi dengan mengaggukan kepala, seolah tak mau kehilangan pemaparan dari Ilmi sahabatnya.
Ilmi melanjutkan “surat al-lahab contohnya, di situ Allah memastikan bahwa Abu Lahab bakalan tetep kafir dan masuk neraka. Dan ketika surat itu turun di Mekkah, Abu Lahab ternyata masih hidup. Sekarang coba antum bayangin kalo seandainya Abu Lahab itu tergerak hatinya untuk masuk Islam atau pun pura-pura masuk Islam maka Al-Quran akan dipertanyakan kebenarannya dari dulu sampai sekarang. Ataupun di surat Ar-Rum di situ dijelaskan bahwa Romawi bakalan menang melawan Persia. Dan itu subhanallah terjadi beberpa tahun kemudian. Setelah pada peperangan yang sebelumnya Romawi kalah maka pada peperangan selanjutnya Romawi menang telak.
Dan satu lagi peristiwa fathul Mekkah di surat Al-Fath. Allah memastikan kaum Muslimin akan memasuki Mekkah setelah sekian lama hijrah ke Madinah. Dan subhanallah hal itu terbukti.”
Fenomena Al-Fisbukiyyah dalam Al-Qur’an
“Ah itu mah dari aspek sejarah Mi, coba dari aspek IT sesuai sama studi ente?” Tanya Ranid seolah menantang Ilmi. “Weitss, tenang-tenang ane kan belum selesai jelasinnya, ana lanjut ya!” Jawab Ilmi. “Nah berhubung tadi ane bilang ana gak berani nyebut ini mukjizat atau nggak, maka ane akan bilang ini kehebatan Quran.” Ilmi masih melanjutkan, sementara kedua rekannya Ahmad dan Ranid masih terus diam dan menyimak kata per kata yang akan terlontar dari mulut Ilmi. “ente berdua tau gak, bahwa sejak 1400 tahun yang lalu alquran sudah menyinggung tentang Facebook dan kawan-kawannya?!” Ahmad sang Cagur (Calon Guru) tertegun diiringi dengan tertawa kecil seolah tak percaya statmen Ilmi. Lain lagi dengan Ranid yang masih berpikir dan mencari-cari bahwa apakah benar kata Facebook ada di dalam alquran. Dengan mencoba mentashrif pola-pola fi’il.
Ilmi meneruskan kembali pemaparannya “Ahmad, coba ente berdua buka surat Al-Ma’arij ayat 19-21
“‘Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila mendapat kebaikan dia jadi kikir.’
Ayat ini menjelaskan fenomena jama’ah “Al-Fisbukiyyah” secara umum. Coba ente-ente liat wirid-wirid mereka.
Kebanyakan isinya keluh kesah. Temanya udah mirip sinetron mendayu-dayu sampai bikin air mata keluar. Sakit dari mulai bisul, cantengan, jerawat, sampai ayan di update di status. Cuaca juga gak ketinggalan. Dikasih hujan, ngeluh gak bisa kemana-mana. Dikasih panas ngeluh kepanasan. Segala maksiat juga disebarin di muka umum. Masalah duit abis, rezeki seret terus dan terus di suguhkan. Ibadah juga ada beberapa yang dipublikasikan puasa, sedekah, tapi alhamdulillah ane belum menemukan ada orang yang lagi sholat update status ‘lagi roka’at dua nih’ naudzubillah kalo sampai ada!” canda Ilmi.
Ahmad dan Ranid pun tertawa dan mengaminkan ucapan Ilmi. “Terus di ayat setelahnya dikatakan ‘apabila dapat kebaikan maka ia kikir.’ Ane rasa betul ayat tersebut. Coba ente berdua hitung ada beberapa orang yang update status semisal alhamdulillah dapet rezeki, buat yang mau ditraktir harap tunggu di depan masjid. Kira-kira ada gak status kayak gitu. Giliran dapat rezeki yang melimpah pada pelit gak mau orang lain pada tau, tapi giliran ditimpa musibah di share kemana-mana.”
“Ah, lo iri aja kali jangan sok jaim deh?!” Kali ini Ahmad yang bertanya kepada Ilmi. Ilmi pun menjawab “ane rasa jaim itu perlu, dalam konteks JAIM, Jaga-Iman berkaitan dengan hal malu, ane tidak mengharamkan update status, akan tetapi alangkah baiknya update-nya itu yang baik-baik pokoknya temanya mengajak kebaikan dari quran, hadits, sahabat, ataupun salafush sholih. Inget akh dalam hadits riwayat Bukhori dikatakan Jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu. Ulama bilang bahwa jika kita udah gak malu sama Allah dan tidak merasa diawasinya maka tunaikan saja hawa nafsumu dan lakukan apa yang kau inginkan.” Jawab Ilmi.
Ranid tak menyangka sahabatnya Ilmi dapat menarik dan mengaitkan surat Al-Ma’arij ayat 20-22 dengan fenomena Facebookers yang bergentayangan di dunia maya. Alhamdulillah bertambah satu lagi pengetahuan Ranid pada hari itu. Sungguh Ranid sejatinya sudah sering membaca atau bahkan menghafalkan surat ini. Namun dikarenakan kurang men-tadabbur-i ayat ini maka alangkah kagetnya ia mendengarkan penjelasan yang dipaparkan oleh sahabatnya Ilmi.
Diskusi kali ini pun berkahir seiring dikumandangkannya adzan maghrib sebagai pertanda masuknya waktu sholat maghrib.

Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !!


Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.
Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.
Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.
Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.
Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.
Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.
Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya.

Kisah Sejarah Kaisar China Pertama Qin Shi Huang (Shi Huang Di) – Manusia Yang Membuat China


Qinshihuang - SerbaMenarik.Com - 1Qin Shi Huang (Hanzi: 秦始皇) (November atau Desember 260 SM – 10 September 210 SM), dilahirkan dengan nama Ying Zheng (贏政), juga dipanggil Shi Huang Di yang artinya adalah Kaisar Pertama, adalah raja dari Negara Qin dari 247 SM sampai 221 SM, setelah mempersatukan Tiongkok dengan menaklukkan 6 negara lainnya, ia kemudian mendirikan Dinasti Qin dan mengangkat diri menjadi kaisar dari Tiongkok yang bersatu – dari 221 SM hingga 210 SM – bertakhta dengan sebutan Kaisar Pertama.
Setelah menyatukan Tiongkok, dia dan perdana menterinya Li Si menciptakan berbagai perubahan yang ditujukan untuk memperkuat persatuan, dan mereka menjalankan banyak reformasi dalam pemerintahan, menyatukan tulisan baku, alat ukur standar dan juga meneruskan pembangunan Tembok Besar yang sudah ada sejak Zaman Negara-negara Berperang. Walaupun dengan kekuasaan tangan besi, Qin Shi Huang masih dianggap oleh sejarah Tiongkok hingga sekarang sebagai pendiri Tiongkok masa lalu. Persatuan bangsa Tiongkok telah berlangsung lebih dari dua ribu tahun.
Kaisar Pertama wafat saat melakukan ekspedisi ke seluruh negeri. Perjalanan ini dilakukan untuk mengambil hati rakyat dan para adipati serta pangeran dari negara-negara yang ditaklukannya. Di tengah perjalanan ia bertemu kembali dengan Xu Fu, seorang yang diperintahkannya untuk mencari “obat keabadian” atau disebut juga “obat panjang umur”. Untuk menghindari kemarahan sang kaisar, Xu Fu berkelit dengan mengatakan bahwa perjalanan untuk mencari obat tersebut sangat sulit, karena obat tersebut berada di puncak gunung sebuah pulau di tengah lautan. Xu Fu berencana menghindar dari tugas kaisar tersebut dengan mengatakan bahwa kaisar harus menangkap seekor ikan raksasa dahulu, namun dengan berani kaisar berhasil memanah seekor ikan raksasa dan Xu Fu harus menuruti tugas kaisar. Bagaimanapun juga Xu Fu yang telah memprediksi bahwa ia tidak akan bisa menemukan obat keabadian dan jika ia pulang dengan tangan hampa, maka kaisar pasti akan membunuhnya. Ia dengan senang hati menerima tugas dari kaisar tersebut, dengan syarat kaisar menyertakan 500 pemuda – pemudi dalam perjalanannya untuk dipersembahkan kepada dewa. Namun Xu Fu berlayar untuk dan tidak pernah kembali. Diperkirakan Xu Fu mendarat di Jepang.
Kaisar wafat dan menginginkan putera pertama bernama Fusu yang menggantikannya . Namun pesan kaisar pertama tersebut tidak pernah sampai, karena Zhao Gao, kasim kepercayan sekaligus penyampai pesan terakhir kaisar pertama bersekongkol dengan Li Si untuk mengubah pesan kaisar pertama menjadi mengangkat anak ke-26 kaisar pertama, Huhai menggantikan ayahnya dan menyuruh Fusu serta Jenderal Meng Tian bunuh diri dengan tuduhan melakukan pemberontakan. Zhao Gao melakukan hal ini karena ia ingin mempertahankan kedudukannya, karena ia kan dicopot dari jabatannya jika ketahuan suka menjilat dan korup oleh Fusu, sedangkan Lisi karena ia pernah berseteru dengan Fusu saat menangani masalah cendekiawan aliran Konfusius.

Hot News : Info hangat Seputar,News,musik,politik,Ekonomi,Sosial,free download,Artikel,Entertaiment, dan Tips & Trick
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mau Yang Hot !!! Klik HERE